Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

Yok bisa yok belajar nulis

  Lagi viral berita seorang ibu tega gerek ketiga anaknya. Padahal ibu tersebut seorang MUA. Punya pekerjaan lah ya kalo kita mandangnya kurang apalagi. Pekerjaan punya, anak tiga lucu-lucu. Tekanan seperti apa yang ibu itu rasakan hingga tega melakukan hal seperti itu. Nderek dawuhe Ning Khilma Anis yok. Belajar nulis. Bukan agar bisa menjadi terkenal atau apa tapi biar kita bisa mengungkapkan bagaimana perasaan kita. Buat dirikita sendiri. Biar kita ada tempat berkeluh kesah disaat tak ada satu manusia pun yang mampu memahami. Biar bisa ngolah emosi melalui tulisan. Yang terpenting saat kita stress setidaknya kita bisa melampiaskannya melalui tulisan, bukannya bunuh diri, menyakiti diri sendiri atau malah menyakiti orang lain. Stress itu butuh wadah. Butuh tempat untuk membuang sampah berupa keluh kesah. Perlu tempat pembuangan agar tak menumpuk dalam badan. Kalo kata Prof. Naim menulis itu perlu latihan. Menulis itu tidak mudah gaiss... Perlu adanya kebiasaan. Tidak apa ji...