Kecewa

Aku malu.

Aku malu pada diriku sendiri.

Aku malu pada Tuhanku.

Aku malu pada semua malaikat yang saat itu telah membantu meringankan beban seluruh umat.


Mereka begitu baik, terutama Engkau.

Engkau mau menerima tawaran itu.

Tuhan...

Padahal Engkau adalah satu-satunya yang Maha Segalanya.


Aku begitu buruk.

Engkau sudah memberi peringatan kepada umatmu melalui Adzan.

Memberi sebuah tanda akan adanya kewajiban menuju kemenangan.

Sebuah tanda undangan atas panggilan-Mu.


Namun tetap saja ada yang mengaku hamba-Mu,

Akan tetapi lalai atas panggilan itu.

Aku telah lalai.

Akulah manusia lalai itu.


Tuhan...

Padahal Engkau telah mengabulkan pintaku.

Sungguh, bahkan untuk berterimakasih aku merasa tak pantas.

Bagaimanalah dapat ku hapus atas banyaknya dosa-dosaku?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips dapat teman baru

Belum siap kehilangan (2)

Pengen boker