Bebas
Hai...
Sudah satu bulan tepat kita tak pernah saling bertegur sapa. Kita tak pernah sepakat ataupun membuat perjanjian akan saling diam begini. Semuanya berjalan begitu saja.
Bagaimana kabarmu? Apakah baik? Ataukah malah sudah mendapat pengganti diriku yang menyebalkan ini?
24 jam ke depan aku sudah tak tinggal disini lagi. Apakah besok kau akan tahu meskipun bukan aku yang memberitahumu?
Baru satu bulan tapi aku sudah menulis tentangmu lagi. Bagaimana bisa aku melewati hari-hariku bila tanpamu satu atau dua tahun kemudian? Padahal aku yang mengatakan pada diriku sendiri jika setidaknya aku ingin dua tahun lagi, biarlah kita tak saling sapa, biarkan aku menuntaskan mimpiku dan mimpi kedua orang tuaku dulu. Kau juga tuntaskanlah dulu cita-citamu.
Jika kelak kau masih memiliki rasa yang sama denganku, mari saling berkabar lagi. Jika berjodoh aku mau didampingi olehmu.
Jikalau tidak, tolong kabari aku jika kau telah menemukan pendamping hidupmu. Agar aku tak mengharap lagi. Agar aku tak menantimu lagi. Agar aku bisa melepaskan dirimu dalam hatiku. Agar aku tak perlu memikirkanmu saat menjalani hari-hari ku.
Bebas.
Aku tidak menuntut mu.
Ini hanyalah anganku.
Bagaimana denganmu?
Maukah kau menjadi orang yang pertama ku lihat setiap kali aku bangun pagi?
Ahad, 29/08/2021

Komentar
Posting Komentar